.::BeRLi ZoNe::.

::Sebuah Catatan Harian Singkat::

Tulisan Terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Reccomended Links
CSUI 06
CSUI Family
Blog Teman Lainnya
Links

Who links to my website?

Arsip Catatan
Titip Pesan
Nama :
Web URL :
SMS-nya :
:) :( :D :p :(( :)) :x
Statistik Pengunjung

free web counter


Saturday, June 16, 2007
Mengakhiri Untuk Memulai Yang Baru

Sesuatu yang dimulai pasti akan diakhiri. Mungkin itulah yang rutin tergambar di keseharian kita. Seperti siang yang diakhiri malam, segala kegiatan yang saat ini sedang kita alami pun suatu saat akan berakhir. Walaupun terkadang setiap orang mendefinisikan kata berakhir berbeda-beda. Akhir bukan berarti selesai, akan ada sesuatu yang baru yang mengawali setelah apa yang diakhiri tersebut. Seperti dimulainya semester pendek setelah berakhirnya UAS semester genap, atupun dalam regenerasi kepengurusan suatu Lembaga di kampus yang bertujuan untuk mengakhiri kepengurusan yang lama sekaligus mengawali kepengurusan yang baru. Hal tersebut merupakan rangkaian proses sampai akhirnya kita mencapai tujuan yang sebenarnya.

Tanpa diminta, dengan atau tanpa kita sadari sekalipun sesuatu yang baru itu akan tetap datang. Permasalahannya adalah bagaimana sikap kita untuk mengawali hal baru tersebut. Apakah kita adalah orang yang telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memulai langkah baru itu? Ataukah hanya menjadi orang tidak berbekal yang berkeliaran dan hanya mengikuti langkahnya begitu saja.

Tetapkanlah tujuan untuk mengawali sesuatu serta niatkanlah tujuan itu hanya karena Allah. Seperti dalam ayat Al-Qura’n yang berbunyi :

“Kecuali orang-orang yang tobat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar”(Q.s An-Nisa:146)

Secara umum tujuan adalah sasaran, cita-cita. Tujuan lebih dari sekedar mimpi, tujuan adalah mimpi yang diwujudkan. Tujuan lebih dari sekedar pernyataan “Saya berharap….” Melainkan suatu pernyataan tegas “Inilah apa yang saya usahakan agar tercapai”. Tidak ada yang terjadi, tidak ada langkah maju yang diambil hingga suatu tujuan ditetapkan. Tujuan mutlak perlu bagi keberhasilan sebagaimana udara dalam kehidupan. Tanpa tujuan orang hanya akan berjalan terhuyung-huyung, tanpa mengetahui ke mana mereka pergi. Temukan dan tetapkanlah tujuan kita, lalu niatkanlah karena Allah, karena hanya kepada-Nya lah tenpat kembalinya segala urusan.

“Dan berapalah banyaknya kota yang Aku tangguhkan (azab-Ku) kepadanya, yang penduduknya berbuat lalim, kemudian Aku azab mereka, dan hanya kepada-Ku lah kembalinya (segala sesuatu).” (Q.s Al-Hajj:48)

Itulah langkah awal terbaik yang bisa kita lakukan dalam mengawali sesuatu yang baru.

Mengakhiri bukan berarti melarikan diri atau menutupinya dengan sesuatu yang baru. Tetapi akan lebih bijak jika kita mengakhiri untuk mengambil pelajaran yang merupakan bekal kita dalam mengawali suatu yang baru. Dalam surat Al-Baqarah Allah berfirman :

“Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang di masa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa”(Q.s Al-Baqarah :66)

Allah mengajarkan kita untuk senantiasa mengambil pelajaran dari orang-orang terdahulu. Mengawali yang yang baru bukan berarti melupakan dan memandang rendah apa yang telah diakhiri, karena seburuk apapun itu kita tetap bisa mengambil kebaikan dan pelajaran darinya.

Jadi, sudah siapkah kita untuk mengakhiri dan mengawali yang baru?

Mari kita memohon kepada-Nya yang Maha Berkehendak untuk menunjukkan jalan yang lurus dalam setiap aktifitas dan kegiatan kita, baik yang baru saja kita akhiri maupun yang baru akan kita awali….Semangat!!!

Labels:

posted by BeRLi @ 8:00 AM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
About Me

Name: BeRLi
Home: Bekasi, Indonesia
About Me: Seseorang yang dilahirkan ke Dunia ini di Rumah Sakit Koja Jakarta, bertahun-tahun Silam...Memulai kehidupannya yang berliku-liku di sebuah rumah di kawasan Tanjung Priuk..Di Usia yang masih muda (6 tahun) dia beralih ke Bekasi, meninggalkan kampung halaman tempat kelahirannya..Hari demi hari dilaluinya dengan cucuran keringat dan darah, rasa lelah,lapar dan haus.. Dua belas tahun berlalu dan dia kembali harus meninggalkan kota tempat dia dibesarkan. Sekarang, dia terdampar disebuah pondok bernama "Lambang Biru" di suatu wilayah bernama Kober,Depok.. Hal itu dia lakukan untuk menambah ilmunya, karena dia ditakdirkan untuk menjadi Mahasiswa Fasilkom UI 2006. Dan dengan harapan untuk bisa membahagiakan kedua orang tuanya kelak, dia rela meninggalkan Kota Bekasi dan Keluarganya untuk menjalani kehidupannya yang keras. Sebagai seorang mahasiswa, dan jugaa....Sebagai Anak Kost.. .::The-End::.
See my complete profile
Google
Browse Category
Cari Catatan
Komentar Terakhir

PageRank Checker

Kamus Online
Waktu Sholat
Konversi Tanggal Hijriah
Date Conversion
Gregorian to Hijri Hijri to Gregorian
Day: Month: Year
Tausiyah Singkat
Tidak layak jika seseorang
Menghinakan dirinya
Menganggap Ia mustahil
menjadi tokoh panutan
ataupun bentuk pesimistis lainnya
Buruk sangka seseorang
terhadap dirinya
menjadi penghalang terbesar
untuk meraih martabat yang tinggi
Pasrah dengan kekerdilan
dan menyengaja untuk membunuh
potensi yang telah Allah berikan
padanya
pandangan negatifmu
terhadap dirimu sendiri
menyebabkan kerendahanmu
dan pandangan positifmu terhadap
dirimu sendiri
Menjadi sebab kesuksesanmu


Merendahlah
Kau akan seperti Bintang
Berkilau dipandang orang
Janganlah seperti asap
yang mengangkat diri
Tinggi di langit
Padahal dirinya rendah."
(Rahmat Abdullah)


Ketahuilah bahwa sesungguhnya
kemenangan itu bersama
dengan kesabaran
keleluasaan itu bersama
dengan adanya kegelisahan
dan sesungguhnya
bersama dengan kesulitan itu
ada kemudahan
(HR.Tirmidzi)


Pandangan mata,
selalu menipu.
Pandangan akal,
selalu tersalah.
Pandangan nafsu,
selalu meluruh
Pandangan hati,
itulah yang Hakiki.
(Aa Gym)

Jakarta Today
Friend Test
Leaderboard
Create your own Friend Test here
Supported By

Powered by Blogger


blog-indonesia

Free Shoutbox 
        
        Technology Pioneer


BlogFam Community

Lomba Blogfam HUT Kemerdekaan RI ke 62

Add to Technorati Favorites


Indonesian Muslim Blogger


Ukhuwah