.::BeRLi ZoNe::.

::Sebuah Catatan Harian Singkat::

Tulisan Terbaru

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Reccomended Links
CSUI 06
CSUI Family
Blog Teman Lainnya
Links

Who links to my website?

Arsip Catatan
Titip Pesan
Nama :
Web URL :
SMS-nya :
:) :( :D :p :(( :)) :x
Statistik Pengunjung

free web counter


Sunday, September 09, 2007
Chopstick Controversy
Hati-hati yaa buat yang hobby makan Mie Ayam pakai Sumpit...
Setelah membaca artikel kiriman seseorang di sebuah milis yang saya ikuti, saya berniat untuk menyebarkan informasi yang baru saya dapatkan itu. Isinya tentang pembuatan sumpit yang biasa kita pakai untuk makan Mie ayam atau lainnya. Just Roll Up....

Tahukah Anda, bagaimana sumpit ini dibuat ? (contoh di Negara Vienam)
  1. Dipotong dari pohon bambu
  2. Diproduksi oleh industri rumah tangga
  3. Di "putihkan" dengan menggunakan sulfur dan hidrogen peroxida (tanpa disinfektan)
  4. Proses pengeringan seadanya
  5. Di kemas seadanya juga untuk di export ke luar negeri
  6. Pengiriman ke luar negeri menggunakan kapal laut (terlalu mahal jika menggunakan pesawat). Dibutuhkan waktu yang cukup lama, contohnya 1 bulan dari Vietnam ke Taiwan. Sementara itu, sumpit yang dikemas dengan seadanya akan sangat besar sekali kemungkinan untuk terkontaminasi oleh kotoran/sarang tikus dan kecoa.
  7. Proses pengemasan (tanpa disinfektan). Contoh kasus, untuk setiap penerimaan kargo sumpit di taiwan , akan langsung di distribusikan ke industri rumahan yang akan mengerjakan pengemasannya, dan tanpa proses disinfektan (sterilisasi) akan langsung dikirim ke restoran-restoran sebagai titik akhir distribusi.
  8. Dan langsung masuk ke mulut Anda
  9. Tahukah Anda, bahwa ada ribuan bahkan jutaan monyet yang menetap di dalam sumpit ?
Inilah wajah monyet-monyet tersebut:


Semua sisa cairan (pemutih, sulfur, hidrogen peroxida, kotoran tikus, kotoran kecoa, telor kecoa, telor ulat dsb) akan terus menetap di lubang-lubang kecil tersebut sampai Anda menggunakannya.

Pernahkan Anda mendengar kasus keluarnya ulat dari sumpit saat digunakan di mangkok kuah yang panas ??



Sebuah percobaan yang dilakukan oleh pelajar sekolah dasar :

  1. Rendamlah sumpit bambu ini ke dalam air selama 1 minggu, airnya akan menjadi BAU
  2. Kacang polong yang ditanam dengan air rendaman ini akan tumbuh lebih lambat, dan berhenti tumbuh ketika mencapai 5-6 cm dan kemudian mati.
  3. Asap pembakaran dari sumpit ini akan bersifat asam.
Cara terbaik adalah bawalah sumpit Anda sendiri.

Sebuah pohon yang berusia 20 tahun bisa menghasilkan sumpit sebanyak 3000 sampai 4000 pasang. Taiwan menggunakan sumpit sebanyak 100 triliun pasang setiap tahun, artinya 29 juta pohon hilang setiap tahunnya. Dengan begitu banyaknya sisa-sisa penggunaan sumpit, apakah tidak mungkin ada orang yang demi keuntungan semata, melakukan pendaurulangan kembali sumpit-sumpit sisa pakai tersebut dengan cara diatas (sulfur dan hidrogen peroxida) untuk dijual kembali??

Carilah di google dengan keyword "Chopstick controversy"

Labels:

posted by BeRLi @ 5:42 AM  
6 Comments:
  • At 11:05 AM, Anonymous r said…

    krn saya orang Indonesia, jd mungkin tidak begitu peduli.. karena saya sendiri ga begitu yakin akan kebersihan dan kelayakan makanan2 di Indonesia.. apakah anda sudah yakin? kan banyak kasus, mulai dari formalin lah, tercampur apa lah, pestisida lah, dll.. hohoho... :p

    terus kl ga salah, di bbrp negara spt korea, sumpitnya biasanya dari besi atau logam lain. ga dari kayu.. coba cek deh..

    selain itu, kl liat di bbrapa komik jepang, emang sumpit kayu udah disadari bisa merusak lingkungan. krn itu ada yg menjalankan program one people one chopstick. jadi kemana2 bawa sumpit sendiri gt, yang nantinya dia pake terus.

     
  • At 6:11 PM, Blogger BeRLi said…

    Wah klo masalah yakin atau tidak saya punya penilaian sendiri tentang makanan2 Indonesia..
    Tapi ya' saya lebih suka makanan buatan rumah... sudah terjamin kebersihannya..

    Yup, di Korea atau negara2 lain emang ada kebijakkan kaya gitu, tapi masalahnya, di Indonesia yang notabanenya pengimport sumpit itu lain lagi masalahnya....

    Intinya sih, ya' hindari pemakaian sumpit kayu, syukur2 tukang mie ayamnya nyediain sumpit besi :P..

     
  • At 8:19 PM, Blogger o r a l a l i k a r o a k u said…

    Berli,

    Ada sekitar 7 postingan yang serupa dengan postingan anda perihal kontroversi sumpit ini, dan semuanya memang hanya berupa copy-paste aja sepertinya tanpa mendasari dari karya tulis ilmiah dan fakta dari sumber yang authorise.

    Anda sadar gak kalo anda posting sesuatu yang bersifat seperti ini dalah hanya melakukan kebohongan public yang notabene akan menciptakan MULTI LEVEL kebohongan dan DOSA?

     
  • At 6:49 AM, Blogger BeRLi said…

    Wah Subhanallah,,,
    Terima kasih sudah diingatkan..
    hehehe..

    ::SaLam::

     
  • At 10:31 PM, Blogger Martha-Happy said…

    permisi..
    tanpa tau ada fakta apa di balik sumpit itu, emang mending ngehindarin make sumpit di tempat mie ayam yang dipake ulang, karena bekas mulut orang, jijik.

     
  • At 8:36 AM, Anonymous Anonymous said…

    Subhanalloh
    Lupakah kalian pada alat untuk menyantap yang diberikan oleh Alloh SWT, yang kan selalu steril, tidak pernah ketinggalan walaupun anda pergi ke ujung dunia ( mang dunia da ujungnya ya....)yang tidak pernah tertukar dengan yang lain dan akan anda bawa sampai ke liang lahat. Your own fingers is your own spoon n also your own fork. don't forget with your own body.
    dengan berita ini marilah kita KEMBALI Belajar KEpada alaM. Jangan pernah takut untuk melakukan suatu hal. Takut itu wajar tapi takut yang membuat hidupmu selalu dibayangi rasa takut akan menyiksa hidupmu. Bukannya umurmu mungkin tak lebih dari 100tahun.

    SO JUST BE POSITIVE THINKING. K.....

     
Post a Comment
<< Home
 
About Me

Name: BeRLi
Home: Bekasi, Indonesia
About Me: Seseorang yang dilahirkan ke Dunia ini di Rumah Sakit Koja Jakarta, bertahun-tahun Silam...Memulai kehidupannya yang berliku-liku di sebuah rumah di kawasan Tanjung Priuk..Di Usia yang masih muda (6 tahun) dia beralih ke Bekasi, meninggalkan kampung halaman tempat kelahirannya..Hari demi hari dilaluinya dengan cucuran keringat dan darah, rasa lelah,lapar dan haus.. Dua belas tahun berlalu dan dia kembali harus meninggalkan kota tempat dia dibesarkan. Sekarang, dia terdampar disebuah pondok bernama "Lambang Biru" di suatu wilayah bernama Kober,Depok.. Hal itu dia lakukan untuk menambah ilmunya, karena dia ditakdirkan untuk menjadi Mahasiswa Fasilkom UI 2006. Dan dengan harapan untuk bisa membahagiakan kedua orang tuanya kelak, dia rela meninggalkan Kota Bekasi dan Keluarganya untuk menjalani kehidupannya yang keras. Sebagai seorang mahasiswa, dan jugaa....Sebagai Anak Kost.. .::The-End::.
See my complete profile
Google
Browse Category
Cari Catatan
Komentar Terakhir

PageRank Checker

Kamus Online
Waktu Sholat
Konversi Tanggal Hijriah
Date Conversion
Gregorian to Hijri Hijri to Gregorian
Day: Month: Year
Tausiyah Singkat
Tidak layak jika seseorang
Menghinakan dirinya
Menganggap Ia mustahil
menjadi tokoh panutan
ataupun bentuk pesimistis lainnya
Buruk sangka seseorang
terhadap dirinya
menjadi penghalang terbesar
untuk meraih martabat yang tinggi
Pasrah dengan kekerdilan
dan menyengaja untuk membunuh
potensi yang telah Allah berikan
padanya
pandangan negatifmu
terhadap dirimu sendiri
menyebabkan kerendahanmu
dan pandangan positifmu terhadap
dirimu sendiri
Menjadi sebab kesuksesanmu


Merendahlah
Kau akan seperti Bintang
Berkilau dipandang orang
Janganlah seperti asap
yang mengangkat diri
Tinggi di langit
Padahal dirinya rendah."
(Rahmat Abdullah)


Ketahuilah bahwa sesungguhnya
kemenangan itu bersama
dengan kesabaran
keleluasaan itu bersama
dengan adanya kegelisahan
dan sesungguhnya
bersama dengan kesulitan itu
ada kemudahan
(HR.Tirmidzi)


Pandangan mata,
selalu menipu.
Pandangan akal,
selalu tersalah.
Pandangan nafsu,
selalu meluruh
Pandangan hati,
itulah yang Hakiki.
(Aa Gym)

Jakarta Today
Friend Test
Leaderboard
Create your own Friend Test here
Supported By

Powered by Blogger


blog-indonesia

Free Shoutbox 
        
        Technology Pioneer


BlogFam Community

Lomba Blogfam HUT Kemerdekaan RI ke 62

Add to Technorati Favorites


Indonesian Muslim Blogger


Ukhuwah